
Dalam upaya memperkuat kesiapan perusahaan Indonesia menghadapi penerapan IFRS Sustainability Standards, Karisman Learning & Consulting bersama Presgo sukses menyelenggarakan seminar bertajuk “Strategizing for a Sustainable Future: IFRS Sustainability Standards and Digital Platforms” pada 14 Oktober 2025 di Mangkuluhur Artotel Suites, Jakarta.
Seminar ini menghadirkan tiga pembicara utama, yaitu Ario Tranggono (Senior ESG Expert, Karisman Learning & Consulting), Katherine Pamintuan (Head of ESG, Azeus Systems Philippines Limited), dan Akmal Abudiman (Head of Corporate Secretary, PT Bussan Auto Finance), yang membahas pentingnya kesiapan korporasi dalam menyambut perubahan besar di dunia pelaporan keberlanjutan.
Penerapan IFRS Sustainability Standards Semakin Nyata
Mengadopsi IFRS Sustainability Standards merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa praktik bisnis tidak hanya berfokus pada kinerja finansial, tetapi juga pada transparansi, tanggung jawab, dan keberlanjutan jangka panjang. Penerapan standar ini mendorong perusahaan untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermakna mengenai dampak lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Dengan demikian, perusahaan dapat menunjukkan komitmen mereka terhadap praktik bisnis yang etis dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kepercayaan dari para pemangku kepentingan.
“Sustainability itu pada dasarnya adalah capacity. Jadi investor mau tahu capacity perusahaan itu seberapa untuk mengelola risk dan opportunity. Kalau capacity kita bagus, investor akan yakin” jelas Ario.
Sejalan dengan itu, regulator di Indonesia telah memperkenalkan berbagai bridging policy untuk mendukung penerapan IFRS Sustainability Standards, seperti penguatan Corporate Risk Management System (CRMS) serta revisi POJK mengenai pelaporan tahunan dan keberlanjutan. Langkah-langkah ini menunjukkan bahwa implementasi standar IFRS semakin nyata dan tidak dapat dihindari, sehingga perusahaan perlu menyiapkan kompetensi dan kapabilitas internal yang memadai. Tidak kalah penting, aspek governance juga menjadi fondasi utama, melibatkan komitmen dari manajemen puncak dan akuntabilitas di seluruh lini organisasi agar pelaporan yang dihasilkan benar-benar bermakna dan memiliki tujuan.
Transformasi Digital dalam Pelaporan Keberlanjutan
Banyaknya persyaratan pelaporan kini membuat keberadaan ESG digital platform menjadi semakin penting. Teknologi tidak hanya berfungsi untuk menyederhanakan proses pengumpulan dan pengolahan data, tetapi juga membantu memastikan konsistensi, transparansi, dan efisiensi dalam penyusunan laporan keberlanjutan. Dengan memanfaatkan solusi digital, perusahaan dapat menghindari beban administrasi yang berlebihan dan lebih fokus pada strategi peningkatan kinerja ESG yang berdampak nyata.
“Use technology not just to report, but to perform the spirit of ‘Gotong-royong Menuju Keberlanjutan’” ujar Katherine.
Komitmen Karisman Learning & Consulting dalam Mendukung Perusahaan dalam Penerapan IFRS Sustainability Standards.
Melalui seminar ini, Karisman Learning & Consulting menegaskan komitmen untuk mendukung perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam memperkuat kesiapan mereka terhadap keberlanjutan dan penerapan IFRS Sustainability Standards. Melalui kolaborasi dan peningkatan kapasitas, kami berupaya membantu organisasi membangun sistem pelaporan yang tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga mencerminkan nilai keberlanjutan yang sejati.
Sebagai bagian dari inisiatif edukasi berkelanjutan, Karisman Consulting juga memberikan Free IFRS S1 & S2 Company Readiness Review bagi 10 perusahaan pertama yang mendaftar melalui tautan registrasi resmi acara.
Kami siap menjadi mitra dalam perjalanan transformasi keberlanjutan Anda.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendampingan IFRS Sustainability Standards dan solusi digital pelaporan keberlanjutan, kunjungi:
www.karisman-consulting.co.id | Instagram: @karisman_consulting | Linkedin: www.linkedin.com/in/karisman-consulting









